Kamis, 12 September 2019

KETIDAK PASTIAN KEMATIAN AKAN ADANYA KEHIDUPAN


Suatu pengalaman yang terjadi sepanjang sejarah di seluruh dunia yang kita lihat kita dengar mengikat manusia bersama-sama hidup dan pengalaman itu adalah kematian. Kematian adalah semua sama tidak ada perbandingan dihadapan Allah Swt adalah sesuatu yang harus dihadapi oleh kita semua—karena kematian tidak ada latihan dan mencoba mati semua yang banyak kita lihat dengar bagaimana berusaha dapat menghindarkan kita dari kematian ketidakpastian akan adanya kehidupan setelah ada kematian menghasilkan ketakutan kehilangan keluarga harta dan sahabat dan jabatan apa yang dinikmati hari-hari terakhir dalam kehidupannya hanya sebagai kenangan Kenyataannya menghadapi takdir dari Illahi Rob Allah Swt bukanlah satu-satunya orang yang perlu membuat keputusan kita semua perlu. Kita harus memutuskan apakah kita mau menerima pemberian Tuhan yaitu hidup yang kekal. Jika kita menolak pemberian Tuhan, kita dihukum untuk mendapatkan kematian rohani--terpisah selamanya dari Tuhan. Jika kita menerimanya, bagaimanapun, kehidupan kekal menjadi milik kita.Kehidupan kekal ini bukan berarti bahwa kita bisa lolos dari kematian jasmani, tetapi kita bisa lebih tenang menghadapi kematian karena kematian mengarahkan kita kepada kehidupan kekal. Inilah kebenaran yang Rob temukan, dan hubungan yang bertumbuh bersama Tuhan membuat segalanya berbeda di dunia ini. Inilah kebenaran yang kita temukan, dan hubungan bersama Tuhan membuat setiap hari dalam hidup kita menjadi berbeda berbeda satu sama lain dalam kehidupan dan kematian
Dengan demikian tidak akan ada kematian jika tidak ada kehidupan, dan jika kita dapat menerima kehidupan dengan kegembiraan maka tidak bisa tidak kita juga di minta untuk dapat menerima kematian dengan keikhlasan. Kita menyambut kehidupan dengan sukacita maka kita juga menghantar kematian dengan kelegaan.
Jika ditanya kapan kematian itu akan datang, maka tak ada seorang pun yang bisa menjawabnya. Karena rezeki, jodoh, dan maut itu adalah rahasia Allah.
Walau tak seorang pun dapat mengetahui kapan ajalnya tiba, namun yang pasti adalah bahwa kematian itu dekat sekali dengan kita. Mengapa demikian? Karena setiap malam saat kita tidur, Allah genggam nyawa kita sama seperti halnya Allah menggenggam mereka yang mati nyawanya. Karena itu ketika di pagi hari kita dibangunkan kembali olrh Allah, maka kita berterima kasih wajib berdoa dan bersyukur kepada-Nya.
* Bersihkan hati kita dari segala hal yang bersifat keduniawian. Tujuan kita di dunia sesungguhnya hanya satu, yaitu meraih ridho Allah. Pekerjaan apapun yang kita lakukan haruslah ditujukan untuk meraih ridho-Nya. Kerjakan segala perintah yang Allah berikan dan jauhilah segala larangan-Nya.
* Sediakanlah waktu untuk melakukan ziarah kubur secara berkala. Dengan melakukan ziarah kubur, mendoakan orang-orang yang sudah lebih dulu meninggalkan kita , kita akan semakin mengingat kematian.
* Salah satu hal yang tidak akan terputus ketika kita mati adalah amal perbuatan kita. Karena itu amalkanlah setiap ilmu yang telah kita peroleh kepada orang yang membutuhkan. Perbaiki amalmu, karena sungguh telah dekat ajalmu.
Semoga kematian tidak lagi menjadi momok yang menakutkan bagi kita, karena kita sudah siap untuk menghadapinya dan semoga Allah senantiasa menuntun kita untuk menjadi hambanya yang beriman dan beramal sholeh. Ingatlah bahwa kematian tidak menunggu taubatmu, maka tugas kita hanyalah terus mempersiapkan diri hingga ajal tiba. Aamiin 
#jiwakorsakomando #kehidupandankematian.

 Temukan kekuatan diri dan keinginan di dalam hidup dengan membuat dan mengikuti tujuan hidup pada Saat Kita berusaha dan bisa mencapai ekspektasi sendiri, pasti Kita akan merasa senang dan percaya diri. Hal ini juga akan memotivasi Kita untuk membantu orang lain. Pastinya, hidup ini akan menjadi lebih bermakna jika Kita bisa membantu diri sendiri dan orang lain #jiwakorsakomando

Tidak ada komentar:

Posting Komentar