Selasa, 24 Mei 2016

UNTUK MENGUKUR KEBERHASILAN SEORANG PEMIMPIN

UNTUK mengukur keberhasilan seorang Mahasiswa relatif lebih mudah kita bisa ketahui
yaitu dengan cara melihat Indeks Prestasi Kumulatif atau IPK-nya. Semakin tinggi IPK-nya bisa dikatakan sukses. dasarnya adalah sejumlah mata kuliah yang harus mereka tempuh melalui ujian-ujian.
Bagaimana cara untuk mengukur keberhasilan seorang PEMIMPIN Misalnya Presiden, Menteri, Gubernur, Bupati, Walikota, Camat dan Lurah atau Kepala Desa? Bahkan Ketua RW dan ketua RT?


Cara menilai keberhasilan seorang pemimpin tentu saja harus ada dasar basisnya, harus ada target pencapaianyang harus diketahui selisih target dengan pencapaian. Idealnya bisa diterjemahkan di dalam bentuk angka-angka dengan Catatan:Problem atau Masalahnya dimana seringkali kita lihat demi kepentingan politik, angka-angka bisa dimanipulasi dalam pemilihan yang pernah kita lihat
A.Penilaian secara faktual
Apa saja dasar keberhasilan seorang Presiden, Menteri, Gubernur, Bupati, Walikota, Camat, Lurah atau Kepala Desa? Masing-masing idealnya harus punya dasar sasaran yang sama.
Misalnya:
-Politik
-Ekonomi
-Sosial
-Budaya
-Pertahanan
-Keamanan
-Pertanian
-Teknologi
-Ilmu pengetahuan
-Agama
-Pendidikan
-atau hak azazi manusia jika diperlukan
Harus punya target
Semua dasar tersebut harus ada targetnya dan sebaiknya berupa angka-angka.
Harus punya hasilnya
Harus diketahui apakah target tercapai hasilnya atau tidak.
Nilai nilai keberhasilan
Dengan diketahui tercapai atau tidak tercapainya target dan hasilnya maka bisa diketahui persentase keberhasilan maupun tidak keberhasilan seorang pemimpin
B.Penilaian secara persepsi
Tentu saja masyarakat tak mempunyai semua data itu. Oleh karena iitu boleh saja masyarakat menilai berdasarkan persepsi pikiran masing-masing.
Cara menilai oleh masyarakat
Masyarakat bisa menilai berdasarkan tingkat kesejahteraan masyarakat mereka ketahui  
-Antara lain janji janji pemimpin dengan kenyataannya pernah mereka utarakan dalam kampanye
-Adakah perubahan di berbagai sektor kearah yang lebih baik sebelum dan sesudah pemimpin mengakhiri jabatannya nanti
-Apakah angka kemiskinan turun atau tidak atau sebaliknya bertambahnya angka kemisikinan
-Apakah total utang APBN/APBD bertambah, berkurang ataukah lunas ataukah tidak dipergunakan sama sekali
-Apakah praktek KKN naik atau turun atau hukum tak berjalan
-Apalah biaya pendidikan dan kesehatan naik atau turun atau tak ada perubahan sama sekali
Kesimpulan YANG DIDAPAT DARI FAKTA DAN PENILAIAN
Secara umum dan garis besarnya dalam UKURAN KEBERHASILAN SEORANG PEMIMPIN terletak mampu atau tidak mampuan seorang Pemimpin dapat bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya dengan ditandainya turunnya angka Kemiskinan, Murahnya biaya Pendidikan dan Kesehatan serta menurunnya total utang APBN/APBD

Tidak ada komentar:

Posting Komentar