Kamis, 17 Oktober 2013

EMPAT PILAR MEMPERKOKOH PERSATUAN DAN KESATUAN BANGSA

Pancasila sebagai dasar negara harus ditanamkan dalam jiwa generasi muda terutama  pelajar dan mahasiswa. Lebih khusus lagi dalam kondisi sekarang ini banyak tawuran, korupsi, dan premanisme. Kondisi yang memprihatinkan ini mendorong  untuk melakukan sosialisasi empat pilar kebangsaan yang mencakup Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI.  empat pilar kebangsaan tersebut merupakan nilai-nilai yang mampu menjaga integritas bangsa sehingga melalui sosialisasi tersebut diharapkan dapat menumbuhkan nasionalisme demi terciptanya kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik. ”Melalui nilai-nilai kebangsaan, para generasi muda mampu manjaga integritas bangsa sehinga akan dicapai kehidupan bangsa yang lebih baik,”
empat pilar berbangsa yang disosialisasikan tersebut tidak hanya terbatas dalam  empat pilar, tetapi ada juga pilar lain seperti Bahasa Indonesia atau Bendera Merah Putih yang menjadi simbol pemersatu bangsa. sosialisasi menekankan empat pilar kebangsaan tersebut sebagai satu kemasan yang diharapkan dapat menjangkau seluruh rakyat Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama,Saya secara pribadi untuk bangsa ini memaparkan sosialisasi tersebut merupakan gerakan nasional yang bertujuan untuk memahami nilai-nilai luhur bangsa di tengah kondisi bangsa yang memprihatinkan yang diwarnai dengan rasa intoleransi dan meningkatnya primordialisme di sebagian besar wilayah di Indonesia. Ia berharap para peserta dapat menjadi agen sosialisasi empat pilar di lingkungannya masing-masing tentang nilai-nilai luhur 
 empat pilar itu. Harus memaknai kemerdekaan rakyat dulu, baru memikirkan empat pilar itu. Apa kita sudah merdeka, belum kan. Rakyat masih banyak yang miskin kok sudah memikirkan empat pilar, lagipula juga masih banyak konflik,Korupsi" tegasnya pemerintah harus memerdekakan Rakyat mensejahterakannya.
Dengan semangat jiwa korsa WCDS Nasionalisme dan Jiwa Korsa patriotisme  adalah satu paham kebersamaan yang menciptakan dan mempersatukan dan mempertahankan kedaulatan sebuah negara (Nation Spirit ) dengan mewujudkan satu konsep Proses identitas kebersamaan  untuk dalam  sekelompok manusia menuju kekuatan dan persatuan negara ini dengan empat pilarnya

Pemuda merupakan asset bangsa kedepan yang perannya sangatlah menonjol dalam segala bidang maupun sektor, sebelum kemerdekaan maupun sesudah kemerdekaan. Gerakan pemuda mulai dipelopori dengan berdirinya Boedi Oetomo pada tahun 1908 sebagian pendirinya adalah pemuda, pelajar, dan mahasiswa.setelah tercetus Sumpah Pemuda 1928 para pemuda, pelajar, dan mahasiswa rela meninggalkan bangku kuliahnya untuk mengangkat senjata guna merebut kemerdekaan yang lebih dikenal dengan nama Tentara Pelajar (TP). Semua itu dilakukan karena mereka memiliki rasa nasionalisme dan cinta tanah air yang sangat tinggi.

Dengan diakuinya kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai hasil keputusan KMB di Den Haag, pada tanggal 27 Desember 1949, maka perang kemerdekaan, yang telah mengorbankan jiwa, raga harta dan penderitaan rakyat berakhir sudah, Karenanya pemerintah memandang perlu agar para pemuda pelajar dan mahasiswa yang telah ikut berjuang dalam perang kemerdekaan, dapat menentukan masa depannya, yaitu perlu diberi kesempatan untuk melanjutkan tugas pokoknya, "BELAJAR". Sehingga pada tanggal  31 Januari 1952 pemerintah melikuidasi dan melakukan demobilisasi Brigade 17/TNI-Tentara Pelajar. Para anggotanya diberi dua pilihan, terus mengabdi sebagai prajurit TNI atau melanjutkan studi. 
kita kenal zaman modern ini Rasa Nasionalisme jiwa korsa  masih Kurang apalagi dengan jiwa korsanya amalan politik kita  dan Kekuatan Tentara kita yang berlandaskan 4 Pilar rasa jiwa korsa dan Nasionalisme tinggi secara persatuan etnik serta beragam keagamaan, seperti yang dinyatakan diberitakan Para ilmuwan politik ahli bidang Militer biasanya penyelidikan mereka kepada Rasa Jiwa Korsa Nasionalisme yang ekstrem seperti semangat Nasionalisme sosialisme sangat diartikan Jiwa Korsa  Kekuatan paling berbahaya dalam kekutan Militer dan sebagainya dari itu banyak Jiwa Korsa Nasionalisme mau Dihancurkan oleh Lsm barat karena adanya rasa jiwa korsa nasionalisme bangsa indonesia dapat membangkitkan rasa persatuan dan kebersamaan dari itu bagi kita
Jangan buang waktumu memikirkan mereka yang membencimu. Mereka tak pantas menjadi masalah dalam hidupmu. Jalani hidupmu, jangan hiraukan mereka.langkahkan mimpimu kedepan untuk negara ini Indonesia


Tidak ada komentar:

Posting Komentar